Drs. Hadiri, M.M., selaku Kepala Satuan Pendidikan SMA Negeri Srono Banyuwangi, menyatakan bahwa SMA Negeri Srono siap sepenuhnya untuk mengimplementasikan Kurikulum Nasional pada tahun ajaran 2025/2026. Kurikulum Nasional ini memiliki ciri khas pembelajaran yang mendalam (deep learning), kontekstual, dan bermakna, dengan penekanan pada penguasaan kompetensi esensial, pemecahan masalah, serta penguatan keterampilan abad 21, termasuk literasi digital, pemrograman (coding), dan kecerdasan buatan (AI). Keterampilan pemrograman (coding) dan pemahaman dasar mengenai Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) menjadi sangat penting karena keduanya merupakan bagian integral dari transformasi digital dan industri masa depan. Melalui penguasaan kompetensi ini, peserta didik akan memiliki daya saing yang tinggi di era teknologi, serta mampu menjadi inovator yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kurikulum Nasional yang akan diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia mulai tahun ajaran tersebut mengedepankan fleksibilitas dalam pembelajaran, penekanan pada materi esensial, penguatan karakter, serta pengembangan kompetensi peserta didik. SMA Negeri Srono Banyuwangi telah melakukan berbagai persiapan strategis, termasuk peningkatan kapasitas guru, pengembangan perangkat ajar, dan pemetaan potensi serta kebutuhan siswa.
Melalui Kurikulum Nasional ini, SMA Negeri Srono Banyuwangi berkomitmen untuk menyelenggarakan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual, sesuai dengan karakteristik peserta didik. Kurikulum ini memberikan ruang bagi sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan berpihak pada siswa.
Dengan kesiapan yang matang dan semangat untuk terus berinovasi, SMA Negeri Srono Banyuwangi optimis dapat mengimplementasikan Kurikulum Nasional secara optimal demi mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
